Logo
LPMP Lampung
images

Pemanfaatan Televisi Edukasi Untuk Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Menggunakan Strategi Movie Learning

Pandemi Covid-19 dalam beberapa bulan ini mulai mereda. Mengantisipasi penyebaran virus yang dikhawatirkan akan kembali meluas dalam masa pemulihan pandemi, pembelajaran tatap muka terbatas masih terus dilakukan di banyak daerah di Indonesia. Pemanfaatan televisi (TV) adalah salah alternatif untuk memanfaatkan media TV agar lebih tepat guna dalam masa pembelajaran tatap muka terbatas.

Selama puluhan tahun TV sebagai media massa merupakan media yang paling digemari sebagai media hiburan dan informasi. Karena sifatnya yang pandang-dengar (audio visual) TV dapat  menghadirkan acara bernuansa pendidikan, musik, film, sinetron,  variety show, reality show serta acara lainnya dengan melibatkan para ahli yang memang mumpuni di bidangnya masing-masing. Begitu pun acara olahraga, orang dapat menonton aneka pertandingan olahraga tanpa harus berangkat ke stadion atau lokasi pertandingan. Juga siaran pendidikan yang sebelumnya dikategorikan acara yang tidak menarik, melalui TV acara dapat dikemas lebih baik sehingga menarik minat para pemirsa.

Siaran TV merupakan  media yang sangat  ampuh  dalam menyebarkan informasi kepada masyarakat secara serempak. Siaran TV juga mempunyai daya jangkau yang luas   dan mampu meniadakan batas wilayah geografis, sistem sosial, politik, dan budaya masyarakat  pemirsa. Selain itu, mempunyai potensi untuk penetrasi dalam mempengaruhi sikap, kreativitas, motivasi, pandangan, gaya hidup, dan orientasi masyarakat. Bahkan tak kalah pentingnya siaran televisi juga memiliki potensi untuk menyampaikan pesan-pesan pendidikan/pembelajaran. Dengan demikian, siaran TV merupakan salah satu bentuk sumber belajar dan pempelajaran yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan mutu pendidikan. (*)

Selengkapnya....

*) Penulis : Yudi Setiadi, M.Pd., Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Muda LPMP Provinsi Lampung


TAG

Dipost Oleh Solekul Hadi

Penyusun Informasi dan Publikasi