Logo
LPMP Lampung
images

Diskusi Terpumpun Rakor Pembentukan Unit Layanan Terintegrasi Antar Satuan Kerja Kemendikbud se-Provinsi Lampung

LPMP Lampung menyelenggarakan rapat koordinasi pembentukan unit layanan terintegrasi antar satuan kerja (Satker) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan se-Provinsi Lampung secara daring, Selasa (30/06/2020). Rakor tersebut dilaksanakan sebagai upaya amanat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah untuk membentuk Unit Layanan Terintegrasi antar satker di provinsi dengan LPMP sebagai sebagai koordinator satker Kemdikbud di provinsi.

Sebagai unit pelaksana teknis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, LPMP Lampung mempunyai misi utama memberikan layanan penjaminan mutu pendidikan kepada satuan pendidikan dasar dan menengah di Provinsi Lampung untuk pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing.

Upaya pelaksanaan tugas memberikan layanan, penyajian dan penyebarluasan data dan informasi mutu pendidikan kepada pengguna layanan, LPMP Lampung dengan asistensi dari Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang merupakan pembina dan pengawas pengelolaan informasi dan publikasi di bidang pendidikan dan kebudayaan, maka LPMP Lampung membentuk Unit Layanan Terpadu (ULT) pada tahun 2018.

Unit Layanan Terpadu yang dibentuk di LPMP Lampung membawa misi identik BKHM, secara berkesinambungan berkewajiban menyajikan informasi yang berkualitas, mewujudkan publikasi yang tepat sasaran, meningkatkan komunikasi yang efektif, dan meningkatkan kualitas layanan pelibatan publik.

Pada tahun 2019, seiring dengan Reformasi Birokrasi yang dicanangkan Kementerian Pendayagunaan dan Aparatur Negara, Unit Layanan Terpadu LPMP Lampung meraih predikat Baik dengan Catatan, menempatkan ULT LPMP Lampung berada pada urutan Keempat terbaik di lingkungan Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah Kemdikbud.

Sebagai konsekuensinya, ULT LPMP Lampung diamanahi Kemdikbud untuk melakukan inisiasi pengintegrasian satker Kemdikbud se-Provinsi Lampung.  Upaya pemenuhan amanah tersebut, LPMP Lampung mengadakan kegiatan Diskusi Terpumpun Rapat Koordinasi Pembentukan Unit Layanan Terintegrasi Antar Satuan Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan se-Provinsi Lampung. Diskusi ini melibatkan 20 satker, meliputi: Universitas Lampung, Politeknik Negeri Lampung, Kantor Bahasa Provinsi Lampung, BP PAUD dan Dikmas Provinsi Lampung, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, dan 15 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) LPMP Lampung, Warsita, S.S., M.Pd. yang membuka sekaligus memberikan pengarahan pada kegiatan ini, mengharapkan kedepannya akan lebih banyak satker Kemdikbud di Provinsi Lampung yang mengintegrasikan layanannya. Warsita juga menyampaikan beberapa kendala terkait layanan di Provinsi Lampung, diantaranya belum semua satuan kerja menyiapkan atau memiliki ULT, layanan masih bersifat parsial, dan layanan masih bersifat tatap muka belum dilakukan secara online.

Ketua ULT LPMP Lampung, Elza Maisinur, M.Hum menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan awal untuk menginisiasi kerjasama antar satker yang bisa saling mengikat sesuai amanat dari UU, Peraturan Presiden, Kemenpan maupun Kemdikbud sendiri untuk membentuk layanan terintergrasi di Provinsi Lampung.

Hasil jajak pendapat pada saat kegiatan berlangsung, tidak kurang dari 57% peserta diundang menyatakan kesediaannya untuk mengintegrasikan layanan dengan LPMP Lampung, sisanya peserta yang merupakan utusan dan tidak didampingi pucuk pimpinan instansi masing-masing menyatakan perlu berkoordinasi dengan atasan langsung mereka. Tidak ada satupun peserta yang menyatakan keberatan atau menolak pengintegrasian layanan ini. Bahkan, beberapa peserta sudah melontarkan harapannya untuk segera dibuatkan forum/media komunikasi yang terintegrasi dari dinas dengan LPMP Lampung karena ternyata banyak jenis layanan antar satker yang dapat diintegrasikan.

Pada kesempatan tersebut Ketua ULT LPMP Lampung melontarkan pertanyaan apakah layanan terintegrasi antar satker ini sebuah utopia atau keniscayaan?. Kalau semua satker semua bersedia untuk saling bergandeng tangan, maka akan menjadi sebuah keniscayaan

"Kalau kita semua bersedia untuk saling bergandeng tangan, maka akan menjadi sebuah keniscayaan", ujarnya.

Rakor Pembentukan Unit Layanan Terintegrasi (ULTRA ini akan segera ditindaklanjuti dengan kegiatan Pengembangan Media Komunikasi Unit Layanan Terintegrasi Provinsi Lampung.

Semoga unit layanan terintergrasi antar satker di Provinsi Lampung menjadi sebuah keniscayaan.


TAG

Dipost Oleh Solekul Hadi

Penyusun Informasi dan Publikasi